Tahapan Membuat Taman

Posted by arifknight Jumat, 03 Oktober 2014 0 komentar
Taman adalah penyegar bagi sebuah rumah. Tak peduli besar atau kecil rumah yang Anda punya. Berikut beberapa Cara untuk membuat sebuah taman di halaman rumah Anda.
Tentukan tema taman
Sebelum menentukan jenis tanaman yang akan dibeli, Anda harus menentukan tema keseluruhan taman. Tema taman yang dapat dipilih misalnya taman dengan tema Bali, Paris, Jepang, tropis, minimalis atau tema lainnya.
Tema yang dipilih sebaiknya disesuaikan dengan luas lahan taman. Jika luas tidak terlalu besar, sebaiknya dipilih tema yang lebih sederhana, misalnya tema minimalis yang sedikit detail pada desainnya. Setelah tema ditentukan, Anda dapat memilih tanaman-tanaman, bunga atau ornamen lainnya yang mendukung tema taman.
Persiapkan instalasi taman dan lahan
Pada awal pembuatan taman , jangan lupa  membuat instalasi terlebih dahulu. Instalasi dan penempatan posisi listrik dan air harus diperhatikan agar ada pada tempat yang aman dan tidak mengganggu aktivitas saat berada di taman. Instalasi listrik dan air khususnya perlu mendapat perhatian apabila Anda berniat untuk membuat sebuah kolam dengan pancuran air.
Yang tidak boleh ketinggalan untuk dipersiapkan adalah persiapan lahan. Sebagai media tanam, lahan yang akan dijadikan taman harus dibersihkan dari tanaman pengganggu atau gulma. Tanah juga perlu digemburkan dan dipupuk agar tanaman bisa tumbuh subur.
Ciptakan harmonisasi tanaman
Agar terlihat menarik, pilih tanaman yang bervariasi. Pilih tanaman yang berbeda ukuran, jenis, atau warna sehingga taman tidak monoton. Warna pada tanaman bisa didapat dari warna bunga atau warna daunnya. Tetapi, penting untuk tetap memperhatikan keserasian taman agar taman terlihat rapi dan menarik. Keserasian taman akan tercipta dengan menentukan tanaman yang akan ditanam dan posisinya.
Tanaman secara umum terbagi atas pohon yang berukuran tinggi, semak atau perdu yang lebih rendah, rumput-rumputan dan tanaman penutup tanah. Biasanya, pohon diletakkan di bagian belakang, disusul dengan tanaman perdu kemudian penanaman rumput-rumputan dan tanaman penutup tanah pada bagian depan. Atau untuk desain taman terpusat , pohon diletakkan pada bagian tengah, disusul dengan tanaman perdu yang mengitarinya dan tanaman yang lebih rendah yaitu rumput-rumputan di bagian terluar. Harmonisasi tanaman penting untuk keindahan dan kerapian taman.
Pemilihan material taman
Taman tidak hanya terdiri dari tanaman saja. Taman yang indah perlu juga didukung oleh benda-benda keras seperti pot tanaman, kolam, batu-batuan, pasir, atau benda pendukung lainnya. Bagian pendukung ini disebut sebagai hardscape yang akan memberi kesan lebih dalam pada taman. Sedangkan tanaman sendiri disebut sebagai softscape.
Anda perlu menyesuaikan hardscape apa saja yang akan digunakan dan seberapa banyak. Ini berkaitan dengan desain taman . Anda juga bisa menambahkan kursi taman, ayunan atau hal lain untuk menambah kenyamanan saat berada di taman. Setelah menentukan model taman, penggunaan softscape dan hardscape akan lebih mudah ditentukan.
Pemilihan tanaman
Agar tanaman dapat tumbuh dengan baik, harus disesuaikan dengan keadaan dan kondisi lahan taman sendiri. Apakah tempat yang akan dijadikan tanaman akan banyak terkena matahari atau tidak? Sesuaikan juga dengan kondisi lingkungan. Apakah rumah Anda berada di daerah yang sejuk atau panas? Jika taman akan banyak terkena sinar matahari, maka dapat dipilih tanaman-tanaman yang kuat terhadap sinar matahari karena jika tanaman cocok akan menyebabkan tanaman tidak berkembang atau mati. Berdasarkan kondisi taman, Anda dapat menentukan jenis tanaman apa saja yang akan menghuni taman Anda.
Pencahayaan
Untuk menambah keindahan taman, tambahan pencahayaan yang baik pada taman menjadi hal yang diperlukan. Misalnya dengan memasang lampu taman atau lampu sorot taman yang mengeksploitasi suatu tanaman sebagai fokusnya. Lampu-lampu ini sangat berperan pada malam hari,sehingga pada malam hari Anda tetap dapat menikmati keindahan taman Anda dengan suasana yang romantis. Selain itu, kehadiran lampu taman dengan berbagai model akan menjadi aksesoris pemanis taman Anda.
Kehadiran taman dapat menjadi hal yang penting terutama di tengah issue pemanasan global. Taman dapat membantu mengurangi polusi udara, mengurangi panas dan meningkatkan persediaan oksigen sehingga Anda dapat menikmati udara yang segar. Jika terawat dengan baik, Anda juga akan dimanjakan pemandangan yang indah di rumah sendiri. Menghabiskan waktu di taman tentu akan menyenangkan dan menyegarkan mata. (as/dari berbagai sumber)

Baca Selengkapnya ....

Tips Mempercantik Taman

Posted by arifknight 0 komentar
Taman yang mungil juga bisa membuat rumah terlihat lebih indah dan berkelas, asalkan Anda tahu triknya. Membuat taman sendiri di rumah memang tidak mudah. Karenanya, banyak orang yang memercayakan pembangunan tamannya pada seorang lanskaper. Namun, jika Anda suka berkreasi dan mau menyisakan waktu untuk belajar, Anda bisa membuat taman cantik sendiri di rumah.
Anna Sylvana, pemilik Greenery Nursery, membagi beberapa tips sederhana yang bisa membuat taman Anda terlihat lebih cantik.
Menurutnya, sebelum membuat taman, perhatikan dulu seperti apa konsep bangunan rumah Anda. Setelah itu, sesuaikanlah konsep taman Anda dengan konsep bangunan itu. Misalnya, jika rumahnya berkonsep minimalis, maka buatlah taman dengan konsep yang sama.
Nah, langkah selanjutnya adalah membersihkan pekarangan. Maklum, biasanya pada rumah yang baru dibangun, banyak sekali berceceran sampah atau sisa bangunan seperti puing, kaleng cat, atau plastik. Jadi, sebelum “mendandani” taman, pastikan semua sampah telah tersapu bersih.
Ternyata menentukan pola tanah alias kontur pada taman juga harus diperhitungkan. Dan, ini adalah trik selanjutnya yang harus Anda terapkan. Apakah Anda menginginkan taman berkontur bukit (hill ), normal (datar), bertingkat, atau variasi? Tapi ingat, semuanya harus sesuai dengan kebutuhan Anda.
Setelahnya, jangan lupa memerhatikan kondisi dan kelembapan tanahnya. Apakah tanah Anda itu subur atau tidak? Kalau tanahnya sudah subur, Anda tidak perlu lagi menambahkan tanah gembur. Namun, jika harus menambahnya, Anda bisa mendapatkan tanah berkualitas baik dan subur di daerah Bandung atau Lembang.
Agar tak salah, pahami juga seperti apa tanah yang subur. Menurut Anna, banyak orang yang mengira tanah subur itu berwarna cokelat atau merah. Padahal sebenarnya, tanah subur yang cocok untuk tanaman bunga itu berwarna hitam, sedangkan warna tanah yang cokelat atau merah lebih cocok untuk tanaman buah.
Taman tanpa tanaman tentunya tidak lengkap. Oleh karena itu, Anda wajib menyesuaikan tanaman dengan konsep taman yang diidamkan. Untuk taman berkonsep tropis, yang lebih cocok tentu saja jenis tanaman yang besar-besar seperti pohon kurma, misalnya. Sedangkan untuk taman minimalis, sebaliknya.
Tidak cukup sampai di situ, Anda juga harus memerhatikan sifat tanamannya. Apakah tanaman itu sesuai dengan kondisi cuaca lokasi. Jika tidak, seiring perkembangan tanaman tersebut (dari mulai pertumbuhan tinggi, warna daun dan bunga, dan lain-lain), taman menjadi tidak enak dipandang.
Untuk rumput, Anna menyarankan menggunakan rumput gajah mini. Jenis rumput ini memang yang paling idola sebagai alas taman. Asal jangan pernah menanam rumput di bawah pohon yang rimbun. Sampai kapanpun, rumput itu tidak akan tumbuh. Untuk membatasi pepohonan rimbun dengan taman usahakan membatasinya dengan stepping  agar taman bisa terlihat lebih cantik dan rapi.
Bicara mengenai jenis bunga, saat ini yang paling sering dicari orang adalah Soka Singapura dan Kamboja Singapura. Selain bagus dijadikan cover  taman, pertumbuhan bunga ini juga tidak bisa terlalu tinggi (maksimal 30 cm). Ini berbeda dengan jenis lokal yang tingginya bisa menjulang.
Ada juga tanaman perdu, Cordyline. Tanaman ini mirip seperti Gardenia hanya berwarna kuning-putih dan Rulia dengan warna pink, putih, dan biru. Masih ada space  di depan pedestrian atau di luar pagar taman? Tanami saja Kubis Singapura.
Setelah tahu tanaman mana yang akan dipilih, kenali dulu proses pertumbuhan tanaman itu. Alasannya, kecepatan pertumbuhan tiap tanaman itu berbeda. Contohnya Bunga Kana, meski saat dibeli berukuran mungil, setelah ditanam tanaman ini cepat sekali tumbuh. Jadi, jangan sampai Anda keliru dengan menempatkannya di tengah. Setelah beberapa lama, bunga ini justru dengan cepat tumbuh hingga menutupi bunga yang berada di belakangnya.
Menanam palem juga tidak boleh sembarangan. Perhatikan lubang dan kondisi tanahnya. Sebelum ditanam, letakkan dulu pasir dan puing di dalam lubang. Fungsinya, agar akar serabut palem dapat berpegangan ke pasir dan puing sehingga ketika angin menerpa palem, posisinya tetap tegak.
Selain itu, perhatikan cara menanamnya. Jika palem berukuran enam meter, minimal tinggi lubangnya harus 50 cm dengan campuran pasir-puing setinggi 20 cm. Pangkal palem juga tidak boleh ditanam terlalu dalam supaya akarnya tidak membusuk dan mati.
Perawatan secara intensif sangat perlu dilakukan, terlebih untuk tanaman yang baru ditanam. Pertama, perhatikan tanaman mana yang membutuhkan air lebih banyak, mana yang tidak.
Misalnya, tanaman Sansevieria  yang tidak bisa disiram terlalu banyak. Untuk tanaman yang besar dan tinggi (seperti palem), siramlah pohon dari posisi teratas pohon hingga ke tanah dengan air yang banyak. Tujuannya, agar pohon tidak dehidrasi akibat akarnya masih beradaptasi dan belum tumbuh akar baru.
Anda bisa juga menggunakan sistem pengairan springkle  yang praktis. Catatannya, harus cermat dalam menempatkannya. Kalau tidak, nanti airnya tidak akan maksimal menyiram tanaman (kadang tanaman yang di pojokan tidak akan kena). Misalnya tanahnya 200 m2, minimal harus ada tiga springkle  agar semua tanamannya kena.
Kedua, penggunaan pupuk dan pestisida paling tidak tiga bulan sekali. Usahakan menggunakan pupuk yang ramah lingkungan, bukan yang berbahan kimia. Ketiga, perhatikan rumput liar dan gulma yang tumbuh setelah tiga hari masa tanam.
Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, Anda bisa mempercantik taman dengan penggunaan stepping . Selain itu, ada juga batuan, dinding, kolam, atau air mancur. Pastikan desainnya menarik dan pas, agar taman makin cantik.
Untuk cover  taman, gunakan batu pancawarna, stepping dari batu alor (besar atau kecil). Sementara kolam, usahakan menggunakan sistem sirkulasi air yang benar dan jangan lupa rajin membubuhi bubuk abate untuk menghilangkan jentik nyamuk.
Saat membuat stepping , terapkanlah cara yang lebih natural agar penyerapan air lebih bagus dan ramah lingkungan. Sebelum tanah ditempeli batu, ratakan tanah (tidak perlu pasir), lalu tutupi dengan biotekstil (jangan semen) dan tanah. Setelah itu, baru tempelkan batu di atasnya. Jangan khawatir, meski tanpa semen, posisi batu tidak akan berubah dan hanyut meski hujan, batunya juga tetap bersih.
Sistem lighting -nya juga harus ditata tepat mengarah ke taman, bukan ke rumah. Untuk pohon besar (seperti palem atau kelapa sawit), letakkan lampu tepat di bawah dan mengarah ke atas pohon. Dengan begitu, taman tidak hanya terlihat cantik di siang hari, tapi juga di malam hari. (as/tabloid nova)

Baca Selengkapnya ....

Taman Indah Minimalis

Posted by arifknight Kamis, 02 Oktober 2014 0 komentar
Cara Membuat Taman Rumah Minimalis Modern. Taman rumah minimalis modern sangat memungkinkan untuk dibuat pada rumah minimalis. Untuk itu, sediakan sedikit lahan untuk tempat membangun taman minimalis tersebut pada hunian anda. Taman rumah bisa menjadikan sebuah hunian terlihat nyaman dan asri. Selain itu, sebuah taman dapat memberikan efek segar bagi sebuah rumah. Baca terus tulisan ini untuk mendapatkan Cara Membuat Taman Rumah Minimalis Modern.
Kelebihan dari Membuat Taman Rumah Minimalis Modern untuk hunian anda yaitu biaya yang dibutuhkan untuk membangun taman yang indah minimal relatif lebih sedikit. Dan tentu saja Cara Membuat Taman Rumah Minimalis Modern menjadi lebih mudah dan perawatannya juga lebih gampang.
taman rumah minimalis
Banyak tanaman yang bisa menjadi hiasan pada taman rumah minimalis, seperti kamboja, atau beberapa tanaman mungil berwarna-warni yang bisa diletakkan dalam pot. Kamboja dipilih karena memiliki daun yang sedikit, sehingga jikalau mengalami keguguran daun-daunnya tidak terlalu banyak berserakan.
taman rumah minimalis
Taman Rumah Minimalis

Jika memungkinkan beri sebuah kolam berukuran mini pada taman rumah minimalis anda. Kehadiran kolam berukuran mini akan semakin memperindah desain taman rumah minimalis anda. Jangan lupa untuk menggunakan rumput gajah sebagai rumput taman. Masih banyak Cara Membuat Taman Rumah Minimalis Modern, anda bisa mendapatkan referensi dari berbagai sumber.

Baca Selengkapnya ....